Info Terkini

31 Dec
238

Aksi Dokter Cantik Sambangi Orang Lumpuh di Desa Terpencil Banjarnegara Tuai Simpati Warga

Umumnya, orang menganggap dokter hanya sosok-sosok di balik baju putih nan bersih. Mereka, hanya ada di rumah sakit, klinik, atau ruang-ruang fasilitas kesehatan.

Tak berlebihan jika lantas muncul anggapan bahwa dokter adalah kelas elit yang jauh dari jangkauan masyarakat bawah. Tetapi, anggapan itu sepertinya bakal ambyar jika melihat aksi dokter cantik di Banjarnegara ini.

Nama dokter cantik itu, dr Masrurotut Daroen, masih muda dan baru lulus Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) tahun 2015 ini. Dokter cantik ini rela blusukan ke pelosok desa.

Tak jarang dokter berparas cantik ini mesti terengah-engah naik perbukitan, meniti jembatan nan berbahaya. Hujan dan panas tak pernah sekali pun membuatnya surut.

Aksi kemanusiaan yang dilakukannya pun menuai simpati warga. Pasalnya, jarang ada dokter, terlebih perempuan yang mau blusukan ke daerah-daerah terpencil tanpa sokongan biaya.

Baru baru ini, untuk mengobati pasien lumpuh, Rury, sapaan akrab dokter berperawakan mungil ini harus melewati jalur yang cukup ekstrem. Lokasinya di Desa Lebakwangi Kecamatan Pagedongan, puncak pegunungan selatan Banjarnegara, yang berada di tapal batas dengan Kabupaten Kebumen.

“Menuju ke lokasi pengobatan pun tak jarang menggunakan sepeda motor, dan diteruskan dengan jalan kaki,” ucap dia.

Sekarang, dokter cantik ini bergabung dalam relawan medis The Plegia, sebuah komunitas nonprofit di Banjarnegara yang bergerak untuk tunadaksa, lumpuh. Kegiatannya banyak dilakukan bagi kaum miskin, yang kesulitan biaya berobat.

telegram

COMMENTS (0)

LEAVE A COMMENT